Rehabilitasi SDN Munjuk Sempurna Disorot, Tanpa Papan Proyek, Pekerja Mengaku Tak Kenal Bos -->

Rabu, 28 Oktober 2026

Rehabilitasi SDN Munjuk Sempurna Disorot, Tanpa Papan Proyek, Pekerja Mengaku Tak Kenal Bos

Rabu, 28 Oktober 2026,


BONGKARSELATAN.COM, LAMPUNG SELATAN - Proyek rehabilitasi SD Negeri Munjuk Sempurna, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi sorotan setelah awak media menemukan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan, Rabu (28/10/2026). Tak hanya itu, pekerja yang ditemui di lapangan mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.


Proyek yang diinformasikan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan itu memunculkan pertanyaan mengenai transparansi penggunaan anggaran, identitas pelaksana, dan mekanisme pengawasan di lapangan.


Saat melakukan peninjauan, awak media tidak menemukan papan informasi yang menerangkan nilai anggaran, nama pelaksana, sumber pendanaan, maupun jangka waktu pengerjaan. Padahal, informasi tersebut penting agar masyarakat dapat mengetahui dan mengawasi pelaksanaan pembangunan yang menggunakan uang negara.


Ketika awak media menanyakan siapa pemilik atau penanggung jawab proyek rehabilitasi tersebut, salah seorang pekerja mengaku tidak mengetahui secara pasti.

“Saya tidak tahu, Mas. Saya cuma diajak kawan yang kenal sama bosnya, tapi dia lagi pergi,” ungkap pekerja tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa pekerjaan itu baru berjalan sekitar dua hari.

“Ya, baru dua hari, Mas,” tambahnya.

Pengakuan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kejelasan pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan rehabilitasi di sekolah tersebut. Terlebih, saat peninjauan dilakukan, awak media tidak melihat petugas pengawas berada di lokasi.


Meski demikian, keterangan pekerja itu belum cukup untuk menyimpulkan adanya pelanggaran. Kepastian mengenai identitas pelaksana, nilai kontrak, serta sistem pengawasan perlu dikonfirmasi kepada instansi terkait.


Ketiadaan papan informasi proyek membuat masyarakat tidak dapat mengetahui secara langsung detail kegiatan rehabilitasi tersebut. Kondisi ini perlu segera mendapat penjelasan dari pihak yang berwenang agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.


Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan diharapkan segera melakukan pengecekan dan memberikan keterangan terbuka mengenai sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana kegiatan, serta pengawas yang bertanggung jawab.


Pengawasan juga diperlukan untuk memastikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak, sehingga anggaran daerah benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan.


Pembangunan sekolah bukan sekadar pekerjaan fisik. Hasilnya menyangkut keselamatan dan kenyamanan peserta didik serta kepentingan masyarakat luas. Karena itu, keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban pelaksanaan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.


Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan maupun pihak pelaksana terkait tidak ditemukannya papan informasi proyek dan pengakuan pekerja yang tidak mengetahui penanggung jawab pekerjaan.


Redaksi bongkarselatan.com membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak sekolah, Dinas Pendidikan, pelaksana proyek, serta instansi terkait demi menjamin pemberitaan yang berimbang dan sesuai prinsip jurnalistik.


(Red)

TerPopuler