Rembuk Stunting Way Urang Perkuat Sinergi, Tujuh Balita Berisiko Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 14 Juli 2026

Rembuk Stunting Way Urang Perkuat Sinergi, Tujuh Balita Berisiko Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 14 Juli 2026,


BONGKARSELATAN.COM, LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan menggelar kegiatan Rembuk Stunting di Aula Kantor Kelurahan Way Urang, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum penting dalam menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor.


Rembuk stunting dihadiri Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd., Lurah Way Urang Iman Wahyudi, S.H., M.M., Kasi Ekobang Sohari, Kepala UPT Puskesmas, Koordinator Lapangan KB, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa Ridwan Kusuma, Bidan Kelurahan Way Urang, Ketua Tim Penggerak PKK beserta kader kesehatan, serta unsur terkait lainnya.


Dalam sambutannya, Camat Kalianda Ruris Apdani menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


"Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, kader, hingga masyarakat. Dengan kebersamaan, kita optimistis angka stunting dapat terus ditekan sehingga lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ujar Ruris.


Sementara itu, Lurah Way Urang Iman Wahyudi mengatakan rembuk stunting merupakan langkah strategis untuk menyusun program yang lebih terarah dalam menekan angka stunting di wilayahnya.


"Melalui rembuk stunting ini kita berharap seluruh pihak dapat menyamakan langkah dan memperkuat koordinasi. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi kepada masyarakat, pendampingan keluarga, serta pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita," ungkapnya.


Dalam pemaparan Bidan Kelurahan Way Urang, diketahui saat ini terdapat tujuh balita yang masuk kategori berisiko stunting. Seluruh balita tersebut akan menjadi fokus pendampingan melalui pemantauan tumbuh kembang, edukasi kepada keluarga, serta intervensi gizi secara berkelanjutan.


Pendamping Desa Ridwan Kusuma menilai keberhasilan penurunan stunting hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh pihak.


"Pendampingan kepada keluarga berisiko stunting akan terus kami lakukan bersama seluruh pihak terkait. Harapannya, intervensi yang diberikan benar-benar tepat sasaran sehingga mampu menurunkan angka stunting di Kelurahan Way Urang," ungkap Ridwan.


Di sisi lain, Bhabinkamtibmas Kelurahan Way Urang menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga keamanan lingkungan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.


"Kami mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Way Urang untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Lingkungan yang aman dan kondusif akan mendukung berbagai program pemerintah, termasuk upaya pencegahan stunting. Apabila ada gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.


Ia menambahkan, pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.


"Kami dari kepolisian siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pencegahan stunting merupakan investasi bagi masa depan bangsa, sehingga seluruh unsur harus ikut berperan aktif," tambahnya.


Hal senada disampaikan Babinsa Kelurahan Way Urang. Menurutnya, TNI siap bersinergi dengan pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung percepatan penurunan stunting.


"Kami siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk percepatan penurunan stunting. Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, kepedulian terhadap kesehatan keluarga, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan agar tetap kondusif," ujar Babinsa.


Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Way Urang menegaskan bahwa keluarga menjadi garda terdepan dalam mencegah stunting.


"PKK akan terus bersinergi dengan pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan seluruh pihak terkait dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, serta menjaga kebersihan lingkungan. Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga karena keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat dan berkualitas," tuturnya.


Ia juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus aktif mendampingi masyarakat melalui kegiatan posyandu, penyuluhan kesehatan, dan pemantauan tumbuh kembang balita agar upaya pencegahan stunting berjalan optimal.


Melalui rembuk stunting ini, Pemerintah Kelurahan Way Urang berharap seluruh hasil kesepakatan dapat menjadi dasar penyusunan program yang lebih efektif, sehingga target penurunan angka stunting di Kecamatan Kalianda dapat tercapai dan terwujud generasi yang sehat, kuat, cerdas, serta bebas stunting.



(Red)

TerPopuler