BONGKARSELATAN.COM, LAMPUNG SELATAN – Kejadian memilukan mencuat di kawasan Wisata Belerang, Kalianda, saat pelantikan pejabat Eselon III dan IV berlangsung. Seorang tenaga kebersihan wanita berinisial AS (37) akhirnya angkat bicara, mengungkap kekecewaannya karena hak sebagai pekerja tidak dipenuhi.
AS yang telah mengabdi selama 12 tahun itu mengaku kecewa terhadap Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Selatan. Ia menyebut, meski tetap bekerja setiap hari, pembayaran gajinya tidak jelas dengan alasan keterbatasan anggaran.
“Saya sangat kecewa. Dari bulan Januari sampai sekarang sudah empat bulan, tapi yang dibayar cuma dua bulan, itu pun sampai sekarang belum diterima. Setiap saya tanya, jawabannya selalu tidak ada anggaran,” ujar AS dengan nada kesal, Rabu (15/04/2026).
Menurutnya, alasan tersebut seharusnya disampaikan sejak awal, bukan setelah dirinya terus bekerja tanpa kepastian.
“Kalau memang tidak ada anggaran, kenapa tidak dari awal disampaikan? Saya sudah capek kerja, baru diberi tahu di bulan Maret,” lanjutnya.
Tak hanya soal gaji, AS juga menyoroti minimnya fasilitas kerja yang diberikan. Ia mengaku hanya bekerja berdua untuk membersihkan area wisata yang cukup luas, namun tetap mendapat kritik dari atasan terkait kebersihan lokasi.
“Kadis bilang kurang bersih. Bagaimana mau maksimal kalau yang kerja cuma dua orang? Alat kebersihan seperti sapu saja saya beli sendiri pakai uang pribadi, tidak ada fasilitas dari dinas,” ungkapnya.
Meski dalam keterbatasan, AS tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Bahkan saat harus izin karena keperluan keluarga, ia rela mengeluarkan uang pribadi untuk membayar tenaga pengganti.
“Sekarang memang ada perubahan sistem kerja, itu saya maklumi. Tapi yang membuat sakit hati, kewajiban tetap jalan sementara hak kami tidak dipenuhi. Saya saja kalau libur harus bayar orang untuk gantiin, masa dinas tidak bisa bayar gaji tepat waktu,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Selatan belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan tersebut.
(Red)
