BONGKARSELATAN.COM, LAMPUNG SELATAN - Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengunjungi kediaman Ahmad Abi Ar-Razi (Aji), korban pekerja ilegal, di Lingkungan V, Sukajadi, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Kalianda, Kamis (9/4/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap kondisi Aji pasca kepulangannya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Egi didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukamto, Kepala Dinas Kesehatan Devi Arminanto beserta tim kesehatan, Camat Kalianda Ruris Apdani, S.Pd, serta Lurah Bumi Agung Irlan Rosyadi.
Selain bersilaturahmi, rombongan juga memastikan kondisi kesehatan Aji serta memberikan dukungan moril kepada keluarga. Tim kesehatan turut melakukan pemeriksaan guna memastikan kondisi Aji dalam keadaan baik.
Bupati Egi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian dan pendampingan kepada Aji hingga proses pemulihannya berjalan optimal.
“Kami hadir untuk memastikan Aji dalam kondisi baik serta memberikan dukungan kepada keluarga. Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan bantuan yang diperlukan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan janji-janji pekerjaan bergaji besar yang belum jelas kebenarannya.
“Masyarakat harus lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming gaji besar. Pastikan informasi pekerjaan jelas dan resmi, agar tidak menjadi korban penipuan atau praktik ilegal,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukamto, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan terhadap Aji dan keluarganya.
“Kami dari Dinas Sosial akan terus memberikan pendampingan, baik dari sisi sosial maupun kebutuhan lainnya agar Aji dapat kembali pulih dan beraktivitas seperti biasa,” ungkap Puji.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap praktik perekrutan tenaga kerja ilegal.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Jika ada informasi lowongan kerja, sebaiknya dicek terlebih dahulu ke instansi resmi,” tambahnya.
Kepala Dinas Kesehatan, Devi Arminanto, menyampaikan bahwa kondisi kesehatan Aji saat ini dalam keadaan baik, namun tetap memerlukan pemantauan lanjutan.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, kondisi Aji cukup baik. Namun kami tetap akan melakukan pemantauan agar proses pemulihannya berjalan optimal,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri jika mengalami keluhan.
Camat Kalianda, Ruris Apdani, S.Pd, mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Bupati beserta jajaran. Ini menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas.
Lurah Bumiagung, Irlan Rosyadi, turut menyampaikan apresiasi dan mengimbau warganya untuk selalu waspada.
“Kami mengingatkan warga agar tidak mudah percaya dengan tawaran pekerjaan bergaji besar tanpa kejelasan. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak kelurahan,” tegasnya.
Pendamping Sosial Kecamatan Kalianda, Safaruddin, juga menyampaikan bahwa kasus yang dialami Aji menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat.
“Kasus ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati. Kami dari pendamping sosial akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya pekerja ilegal dan pentingnya memastikan legalitas pekerjaan,” ungkap Safaruddin.
Ia menambahkan, pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Sementara itu, ayah Aji, M. Yunus, menyampaikan rasa haru dan terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah.
“Kami sekeluarga sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati beserta seluruh jajaran yang telah membantu kepulangan anak kami dan memberikan perhatian kepada keluarga kami,” ujar M. Yunus.
Ia berharap kejadian yang dialami anaknya dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati.
“Kami tidak ingin kejadian ini terulang kepada orang lain. Semoga masyarakat lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan tawaran pekerjaan yang tidak jelas,” tambahnya.
Kunjungan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan kepada warga dari praktik pekerja ilegal.
(Red)
