BONGKARSELATAN.COM, LAMPUNG SELATAN – Pasca kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah sekaligus tempat usaha fotokopi di wilayah Kedaton, Kecamatan Kalianda, Camat Kalianda bersama Babinsa Kedaton dan Kepala Desa Kedaton, Junaidi SE, turun langsung meninjau lokasi kejadian, Kamis malam (2/4/2026).
Peninjauan dilakukan tidak lama setelah api berhasil dipadamkan oleh Tim Pemadam Kebakaran Lampung Selatan. Rombongan melihat kondisi bangunan yang hangus terbakar serta memastikan situasi di sekitar lokasi dalam keadaan aman.
Camat Kalianda menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan memberikan dukungan kepada pihak terdampak. Ia juga mengapresiasi kesigapan petugas Damkar yang cepat menangani kebakaran sehingga api tidak merambat ke bangunan lain.
Dalam kesempatan itu, Camat Kalianda menyampaikan pesan kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik dan penggunaan peralatan elektronik berdaya besar.
“Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam kondisi menyala tanpa pengawasan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi kondisi darurat, termasuk segera melaporkan jika terjadi kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat.
“Segera hubungi petugas jika melihat tanda-tanda kebakaran, agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin dan tidak meluas,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kedaton, Junaidi SE, turut mengimbau warganya agar lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik di rumah maupun tempat usaha.
“Kami mengingatkan masyarakat Kedaton untuk selalu memastikan instalasi listrik aman dan mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan. Kewaspadaan ini penting agar kejadian serupa tidak terulang,” imbaunya.
Babinsa Kedaton juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam hal pencegahan kebakaran.
“Warga diharapkan lebih peduli dan saling mengingatkan terkait penggunaan listrik maupun potensi sumber api lainnya. Jika terjadi hal mencurigakan atau tanda-tanda kebakaran, segera laporkan agar cepat ditangani,” ujarnya.
Babinsa bersama aparat desa turut membantu mengamankan area sekitar serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses penanganan lanjutan.
Diketahui, kebakaran tersebut menghanguskan satu unit bangunan yang digunakan sebagai usaha fotokopi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan serta penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran.
(Sed)
