Pencurian di Way Huwi Diselesaikan Damai, Korban Cabut Laporan Polisi

Selasa, 31 Maret 2026

Pencurian di Way Huwi Diselesaikan Damai, Korban Cabut Laporan Polisi

Selasa, 31 Maret 2026,


BONGKARSELATAN.COM, LAMPUNG SELATAN – Kasus pencurian di Desa Way Huwi, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, berakhir damai setelah korban dan pelaku sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.


Korban, Umi Febrianti (36) dan Jamil Musthofa (36), sebelumnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatiagung. Namun, melalui proses mediasi, kedua belah pihak memilih jalur penyelesaian non-hukum.

“Alhamdulillah, jajaran Polsek Jatiagung langsung merespon cepat kejadian tersebut,” ujar Umi, Minggu (30/3/2026).


Peristiwa bermula saat anggota piket Polsek Jatiagung menerima laporan melalui layanan 110 terkait terduga pelaku pencurian yang diamankan warga. Saat ditemukan, pelaku dalam kondisi terluka akibat diamuk massa.


Petugas yang tiba di lokasi segera mengamankan situasi dan mengevakuasi pelaku ke Rumah Sakit Airan untuk mendapatkan perawatan medis. Karena luka yang cukup serius, pelaku kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans untuk penanganan lanjutan.


Dalam proses penanganan, diketahui keluarga pelaku tidak mampu membiayai pengobatan lanjutan. Meski demikian, perkara tetap diproses hingga akhirnya ditempuh jalur mediasi.


Pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, korban dan keluarga pelaku mendatangi Polsek Jatiagung untuk melakukan mediasi. Hasilnya, kedua pihak sepakat berdamai.


Kesepakatan dicapai dengan sejumlah pertimbangan, termasuk kondisi pelaku yang mengalami luka serius serta itikad baik keluarga pelaku untuk mengganti kerugian korban, yakni 9 bungkus rokok dan uang tunai sebesar Rp437.000.

“Kerugian kami sudah dikembalikan dan kami sepakat berdamai dengan keluarga pelaku, disaksikan pihak RT dan kepolisian,” tambah Umi.


Korban juga telah mencabut laporan polisi dan menyetujui penyelesaian perkara di luar jalur hukum. Peristiwa ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.



(Red)

TerPopuler