Gorong-Gorong Diduga Tak Memadai, Genangan Air Comberan Picu Bau Tak Sedap di Sukarame -->

Selasa, 03 November 2026

Gorong-Gorong Diduga Tak Memadai, Genangan Air Comberan Picu Bau Tak Sedap di Sukarame

Selasa, 03 November 2026,


BONGKARSELATAN.COM, BANDAR LAMPUNG — Persoalan drainase di RT 02, Lingkungan 01, Kelurahan Sukarame Dua, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, dikeluhkan warga. Gorong-gorong yang diduga memiliki ukuran terlalu kecil kerap tersumbat, terutama saat hujan turun, Selasa (03/11/2026).


Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tidak lancar hingga menimbulkan genangan air comberan yang mengeluarkan bau tidak sedap di tengah permukiman penduduk.


Warga mengaku persoalan tersebut telah beberapa kali diupayakan penyelesaiannya bersama pamong setempat. Namun, setelah beberapa minggu, penyumbatan kembali terjadi sehingga masalah yang sama terus berulang.


Kondisi ini memunculkan harapan warga agar pemerintah segera turun tangan dan melakukan penanganan secara menyeluruh, bukan sekadar mengatasi penyumbatan untuk sementara waktu.


“Warga bersama pamong setempat sudah berupaya mencari solusi. Namun, beberapa minggu kemudian gorong-gorong kembali tersumbat. Apalagi saat hujan turun, aliran air menjadi tidak lancar,” ungkap salah seorang warga.


Keluhan lebih lanjut disampaikan warga lainnya yang menyoroti bau tidak sedap akibat genangan air comberan di lingkungan tempat tinggal mereka.


“Sekarang sudah keluar bau tidak sedap lagi, Bang, akibat genangan air comberan. Ini berada di tengah-tengah permukiman penduduk. Kami berharap persoalan ini segera ditangani karena mengganggu kenyamanan warga,” ungkap warga lainnya.


Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kelancaran aliran air, tetapi juga menyangkut kebersihan dan kenyamanan lingkungan permukiman. Genangan air comberan yang berulang perlu mendapat perhatian serius, terutama apabila berlangsung dalam waktu lama.


Warga menduga ukuran gorong-gorong yang terlalu kecil menjadi salah satu penyebab aliran air tidak mampu berjalan optimal ketika debit air meningkat saat hujan. Meski demikian, penyebab pasti penyumbatan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis di lapangan.


Salah satu solusi yang diharapkan warga adalah pembongkaran bagian jalan di atas gorong-gorong, kemudian memperbesar kapasitas saluran sesuai kebutuhan teknis. Langkah tersebut dinilai perlu dipertimbangkan agar aliran air lebih lancar dan persoalan serupa tidak terus berulang.


Warga berharap Pemerintah Kelurahan Sukarame Dua bersama instansi teknis Pemerintah Kota Bandar Lampung segera meninjau lokasi, mengevaluasi kondisi drainase, serta menentukan langkah perbaikan yang tepat.


Jangan sampai masyarakat terus menghadapi persoalan penyumbatan, genangan air comberan, dan bau tidak sedap tanpa kepastian penanganan. Perbaikan drainase dan sanitasi lingkungan perlu menjadi perhatian agar kawasan permukiman tetap bersih, sehat, dan nyaman.


Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kelurahan Sukarame Dua maupun instansi terkait mengenai rencana penanganan persoalan tersebut.


(Sap/Red)

TerPopuler