Jalan Usaha Tani Desa Pematang Terendam dan Licin Saat Hujan, Warga Harapkan Jembatan Permanen

Minggu, 07 Juni 2026

Jalan Usaha Tani Desa Pematang Terendam dan Licin Saat Hujan, Warga Harapkan Jembatan Permanen

Minggu, 07 Juni 2026,


BONGKARSELATAN.COM, LAMPUNG SELATAN - Warga Desa Pematang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, mengeluhkan kondisi jalan usaha tani yang menjadi akses utama menuju lahan pertanian. Saat musim hujan, jalan tersebut kerap terendam air, berlumpur, dan sulit dilalui sehingga menghambat aktivitas petani dalam mengangkut hasil panen.


Berdasarkan pantauan di lokasi, badan jalan yang masih berupa tanah berubah menjadi licin ketika diguyur hujan. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas petani, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas.


Selain kondisi jalan yang belum memadai, warga juga menyoroti keberadaan jembatan di lokasi yang hingga saat ini masih berupa susunan papan kayu sederhana. Jembatan tersebut menjadi satu-satunya akses penghubung menuju area pertanian warga.


Salah seorang petani setempat mengatakan, setiap musim hujan dirinya bersama petani lainnya harus menghadapi kesulitan saat membawa hasil panen keluar dari lahan.


"Kalau hujan deras, jalan ini tergenang air dan berubah menjadi lumpur. Kendaraan sering kesulitan melintas. Jembatan yang ada juga masih dari papan kayu sehingga kami harus sangat hati-hati saat membawa hasil panen," ujarnya, Minggu (7/6/2026).


Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan penanganan yang maksimal. Akibatnya, petani sering mengalami keterlambatan dalam proses pengangkutan hasil pertanian.


Keluhan serupa disampaikan warga lainnya. Mereka mengaku jalan usaha tani tersebut merupakan akses vital yang digunakan setiap hari untuk menunjang aktivitas pertanian masyarakat.


"Saat musim hujan, jalan menjadi sangat licin dan rawan membuat pengendara tergelincir. Kami berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan ini dan membangun jembatan yang lebih layak agar aktivitas petani tidak lagi terganggu," ujar seorang warga.


Warga menilai keberadaan jalan usaha tani yang baik sangat penting untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat Desa Pematang. Mereka berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat segera melakukan perbaikan infrastruktur, baik melalui peningkatan badan jalan maupun pembangunan jembatan permanen.


Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan drainase yang memadai untuk mengurangi genangan air yang selama ini kerap menutupi badan jalan saat hujan turun.


Dengan adanya perbaikan jalan dan pembangunan jembatan yang lebih kokoh, warga berharap akses menuju lahan pertanian dapat digunakan secara optimal sepanjang tahun, sehingga distribusi hasil panen menjadi lebih lancar dan produktivitas pertanian masyarakat dapat terus meningkat.



(Red)

TerPopuler