Gerak Cepat Pemkab Lamsel: Bantu Pasutri Lansia yang Alami Stroke dan Gangguan Penglihatan

Rabu, 06 Agustus 2025

Gerak Cepat Pemkab Lamsel: Bantu Pasutri Lansia yang Alami Stroke dan Gangguan Penglihatan

Rabu, 06 Agustus 2025,

BONGKARSELATAN.COM, (SIDOMULYO) LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menunjukkan respon cepat atas kondisi memprihatinkan yang dialami pasangan lansia Rohman (61) dan Khalijah (58), warga Dusun Banjarsari, Desa Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo.


Pasangan suami istri tersebut diketahui menderita gangguan kesehatan serius. Rohman mengalami kelumpuhan akibat stroke, sementara istrinya, Khalijah, mengalami gangguan penglihatan yang diduga katarak.


Mendapat laporan tersebut, Pemkab Lamsel langsung mendatangi kediaman pasutri tersebut pada Rabu (6/8/2025). Rombongan yang hadir dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial Puji Sukanto, SE., MM., bersama anggota DPRD Lamsel Agus Sartono, SE, Kadis Perdagangan Hendra Jaya, Camat Sidomulyo Fran Sinatra Adung, petugas Puskesmas Sidomulyo, perwakilan Damkar, aparatur Desa Kota Dalam, serta perwakilan PT JJAA Thamaroni, SH., MH.


"Kami datang atas arahan langsung dari Bapak Bupati Lamsel, H. Nanang Ermanto, untuk melihat kondisi keluarga Pak Rohman dan memberikan bantuan agar sedikit meringankan beban mereka," ujar Puji Sukanto.


Bantuan berupa sembako dan kebutuhan lainnya diberikan langsung kepada keluarga. Puji juga memastikan bahwa keluarga Rohman telah menerima bantuan pemerintah seperti Bantuan Non Tunai (BNT) dan terdaftar sebagai peserta BPJS.


“Tinggal bagaimana memaksimalkan bantuan yang ada. Untuk biaya pengobatan sudah ditanggung BPJS. Sedangkan bantuan langsung tunai (BLT) bisa digunakan untuk kebutuhan selama perawatan,” jelasnya.


Lebih lanjut, pihak Puskesmas Sidomulyo juga telah memeriksa kondisi Bu Khalijah. Diagnosa awal menunjukkan adanya gejala katarak dan bukan kebutaan permanen. Pihak puskesmas pun telah memberikan rujukan untuk pengobatan lanjutan.


“Kami berharap penyakitnya bisa disembuhkan. Jika ditangani dengan baik, Bu Khalijah masih memiliki peluang untuk kembali melihat,” tambah Puji.


Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah kecamatan dan desa dalam menyampaikan laporan kondisi warga secara berkala. “Kami di kabupaten memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh wilayah. Maka kami harap desa dan kecamatan aktif memberikan informasi jika ada warganya yang butuh penanganan segera,” pungkasnya.


Sebagai tindak lanjut, pihak Pemkab menyarankan agar Pak Rohman dirawat di Puskesmas Sidomulyo, sementara pengobatan untuk mata Bu Khalijah akan terus dipantau pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan.


(Red)

TerPopuler