Ferizy Tembus 3,5 Juta Pengguna, Digitalisasi Penyeberangan ASDP Kian Melaju

Minggu, 08 Februari 2026

Ferizy Tembus 3,5 Juta Pengguna, Digitalisasi Penyeberangan ASDP Kian Melaju

Minggu, 08 Februari 2026,


BONGKARSELATAN.COM, JAKARTA - Transformasi digital layanan penyeberangan nasional terus menunjukkan hasil positif. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat jumlah pengguna tiket online Ferizy resmi menembus 3,50 juta pengguna hingga awal 2026. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap sistem layanan penyeberangan berbasis digital yang lebih modern, tertib, dan efisien.


Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan bukti konsistensi perusahaan dalam melakukan transformasi layanan secara menyeluruh.


“Ferizy kini telah menjadi bagian dari perubahan besar layanan penyeberangan nasional. Bukan hanya sistem tiket digital, tetapi fondasi transformasi untuk menghadirkan layanan yang lebih tertib, modern, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Heru dalam siaran pers, Sabtu (8/2/2026).


Berdasarkan data ASDP, pada Januari 2026 jumlah pengguna Ferizy bertambah 61.980 pengguna dibandingkan Desember 2025 yang tercatat 3,44 juta pengguna. Tren positif ini mencerminkan semakin luasnya adopsi layanan digital di berbagai lintasan penyeberangan.


Hingga saat ini, Ferizy telah diimplementasikan di 58 pelabuhan di seluruh Indonesia. Sepanjang 2026, ASDP menargetkan penambahan penerapan di 10 pelabuhan baru guna memperluas akses layanan digital secara merata di simpul-simpul transportasi penyeberangan nasional.


Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyampaikan bahwa Ferizy memberikan kemudahan bagi masyarakat karena tiket dapat diakses melalui WhatsApp dan email, serta didukung berbagai metode pembayaran digital yang aman dan fleksibel.


Selain mengurangi antrean di pelabuhan, sistem digital Ferizy juga membantu pengaturan arus kendaraan dan penumpang secara lebih terencana, khususnya dalam menghadapi lonjakan trafik menjelang Angkutan Lebaran 2026.


“Peningkatan layanan tidak hanya pada sistem digital, tetapi juga kesiapan armada, fasilitas pelabuhan, hingga kualitas pelayanan petugas di lapangan. Nilai #MelayaniSepenuhHati menjadi fondasi budaya pelayanan ASDP,” kata Windy.


Ferizy memungkinkan pemesanan tiket hingga H-60 sebelum keberangkatan, sehingga meningkatkan ketepatan jadwal kapal, efisiensi operasional pelabuhan, serta keselamatan pelayaran melalui pengaturan trafik yang lebih terukur.


Di sisi operasional, ASDP menyiapkan 75 kapal di lintasan Merak–Bakauheni yang didukung Dermaga Express, peningkatan kapasitas Dermaga Ciwandan, serta pelabuhan contingency. Sementara pada lintasan Ketapang–Gilimanuk, sebanyak 56 kapal disiagakan, termasuk kapal berkapasitas besar.


Melalui penguatan digitalisasi dan kesiapan operasional tersebut, ASDP menegaskan komitmennya menjadikan Ferizy sebagai platform layanan penyeberangan nasional yang andal, modern, dan berkelanjutan.


(*/Red)

TerPopuler