LAMPUNG SELATAN -- Warga Desa Tajimalela kecewa kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) karena terlambat datang, keterlambatan tersebut mengakibatkan rumah warga yang terbakar rata dengan tanah.
Aksi cepat tanggap rupanya hanya semboyan yang digembor-gemborkan yang semestinya menjadi harapan masyarakat ketika terjadinya musibah.
"Mobil pemadam kebakaran datang ketika api sudah mau padam, warga yang berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya," kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya pada hari Rabu, (24/11/2021)
Rumah tersebut milik warga desa Tajimalela bernama Zailani dan isinya habis dilalap api.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13:00 Wib. Warga lah yang mengetahui adanya kebakaran dirumah tersebut.
" Ketika itu saya lewat di depan rumahnya saudara Zailani, lalu saya melihat ada api diatas atap rumahnya kemudian para warga sekitarnya ikut teriak Api .. Api .. Asap, " ceritanya
"Kalau soal penyebabnya kita belum tahu, tunggu hasil Forensik. Tapi dugaan sementara ada konsleting listrik, " Tambah warga yang nggan disebutkan namanya
Tidak ada korban jiwa Akibat ensiden ini, hanyan saja rumah hampir rata dengan tanah, rugi kisaran ratusan juta. (An)